Panduan Lengkap Cara Menanam Bawang Merah di Pot & Polybag di Rumah

Cara Menanam Bawang Merah di Polybag

Pengetahuan cara menanam bawang merah di pot & polybag harus terus dikembangkan di masyarakat kita. Hal ini karena bawang merah merupakan salah satu komponen penting dalam sembilan bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Selain itu, jumlah lahan terbuka yang semakin terbatas, terutama bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan, menjadi alasan utama mengapa metode budidaya bawang merah dalam pot dan polybag semakin banyak dikembangkan akhir-akhir ini.

Deskripsi Bawang Merah

Bawang merah yang memiliki nama latin Allium Cepa, merupakan tanaman jenis umbi yang banyak tumbuh di daerah tropis dan sub tropis. Tanaman ini masih satu spesies dengan tanaman bawang putih.

Tanaman ini dapat tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 0 s.d 450 m/dpl (meter dari permukaan laut), dengan suhu udara 25 - 32 derajat celcius dengan kelembaban nisbi 50% s.d 70 %.

Kandungan Bawang Merah

Selain bermanfaat sebagai bumbu dapur, bawang merah juga bermanfaat untuk kesehatan. Pada sebiji bawang merah, terkandung zat-zat sebagai berikut :
  • Natrium 
  • Kalium 
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Vitamin A
  • Vitamin C
  • Vitamin B6
  • Zat Besi
  • Karbohidrat

Tidak heran mengapa permintaan terhadap hasil pertanian yang satu ini sangat tinggi dan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Negara Penghasil Bawang Merah Terbesar

Berdasarkan data FAO pada tahun 2018, 10 negara penghasil bawang merah terbesar di dunia adalah sebagai berikut :
  • China          24.699.576 Ton
  • India           22.071.000 Ton
  • USA              3.284.420 Ton
  • Mesir            2.958.324 Ton
  • Iran               2.406.718 Ton
  • Pakistan        2.119.675 Ton
  • Turki             1.930.695 Ton
  • Bangladesh   1.737.714 Ton
  • Rusia             1.642.106 Ton
  • Mexico          1.572.608 Ton
Dimana Indonesia? Yup, Indonesia berada pada peringkat ke-14 negara penghasil bawang merah dibawah Korea Selatan dan Brazil.

Harga Bawang Merah

Harga eceran bawang merah di pasar tradisional indonesia berbeda-beda tergantung lokasi. Masih sering terjadi fluktuasi harga berkisar Rp 20.000,- hingga Rp 70.000,- per kilogram.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga bawang merah antara lain ketersediaan hasil panen yang belum memenuhi kebutuhan pasar, potensi gagal panen, kelancaran distribusi serta kenaikan permintaan even hari raya.

Hal inilah yang seringkali membuat harga bawang merah sering fluktuatif sehingga memaksa pemerintah membuka keran impor untuk memenuhi kekurangan stok bawang merah dalam negeri.

Ini merupakan potensi ekonomi yang bisa dikembangkan secara mandiri. Paling tidak, dengan budidaya bawang merah di rumah secara mandiri, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan tanpa harus terpengaruh oleh ketersediaan bawang dipasar.

Cara budidaya bawang merah dirumah juga sangat mudah karena bisa dilakukan di pot, polybag bahkan digelas bekas aqua sekalipun. Bahkan bisa dilakukan melalui metode hidroponik.

Hal ini sangat praktis, terutama bagi masyarakat perkotaan yang hanya memiliki lahan sempit.

Budidaya Menanam Bawang Merah dalam Pot

Manfaat Bawang Merah

Selain sebagai bumbu penyedap masakan, bawang merah juga bermanfaat untuk kesehatan. Bawang merah mengandung antioksidan, kalium, vitamin B, Vitamin C, dan mineral. Beberapa manfaat bawang merah antara lain :
  • Menurunkan resiko penyakit jantung dan darah tinggi
  • Mengurangi pertumbuhan sel kanker pada tubuh
  • Membantu memperkuat sistem imunitas tubuh
  • Meningkatkan kepadatan tulang
  • Mengurangi radang tenggorokan
  • Membantu menjaga berat badan
  • Menyehatkan saluran Pencernaan
  • Mengurangi flu dan masalah kulit
  • Menurunkan kadar gula darah dan kolesterol

Jenis Klasifikasi Bawang Merah

Ada 22 jenis varietas bawang merah yang ada di Indonesia yang terdaftar di Balitsa (Balai Penelitian Tanaman dan Sayuran), yaitu :
  • Varietas Maja Cipanas
  • Varietas Bima Brebes
  • Varietas Kuning
  • Varietas Kramat 1
  • Varietas Kramat 2
  • Varietas Sembrani
  • Varietas Katumi
  • Varietas Pikatan
  • Varietas Trisula
  • Varietas Pancasona
  • Varietas Mentes
  • Varietas TSS Agrihorti 1
  • Varietas TSS Agrihorti 2
  • Varietas Violetta 1 Agrihorti
  • Varietas Violetta 2 Agrihorti
  • Varietas Violetta 3 Agrihorti
  • Varietas Bauji
  • Varietas Super Phillip 
  • Varietas Ambassador 1 Agrihorti
  • Varietas Ambassador 2 Agrihorti
  • Varietas Ambassador 3 Agrihorti
  • Varietas Ambassador 4 Agrihorti
Untuk pemula, tak perlu bingung mencari varietas mana yang akan ditanam. Ambil saja sisa persedian bawang merah di dapur rumah untuk dijadikan bibit.

Persyaratan Budidaya Bawang Merah

Bawang merah merupakan tanaman yang adaftif dan bisa tumbuh di dataran rendah dan dataran tinggi. 

Namun ada beberapa syarat mutlak yang dipenuhi agar bawang merah dapat tumbuh subur diantaranya :
  • Tanaman bawang merah membutuhkan penyinaran matahari yang maksimal
  • Tekstur tanah yang gembur dan memiliki kadar ph diangka 7
  • Penyiraman yang cukup

Cara Menanam Bawang Merah di Pot & Polybag

Cara menanam bawang merah pada dasarnya adalah sama persis dengan cara menanam bawang putih.  Beberapa persiapan dan bahan yang diperlukan antara lain:

Persiapan Pot atau Polybag

  • Pilih pot atau polybag ukuran sedang dan pastikan ada lubang dibagian bawahnya.
  • Batu kerikil atau serpihan batu bata ukuran 2- - 3 cm sebanyak 1 genggam.

Persiapan Bibit Bawang Merah

Benih bawang yang digunakan bisa dari sisa persediaan bawang merah di dapur. Pilihlah dengan ciri-ciri sebagai berikut :
  • Umur bawang yang sudah tua dan berwarna gelap mengkilat serta telah disimpan 2 - 3 bulan setelah panen.
  • Telah memiliki tunas dibagian atasnya. Jika belum ada tunas, lakukan pemotongan ujung umbi sekitar 0.5 cm hingga terlihat daging dalamnya. Tujuannya adalah untuk memecah masa dorman dan mempercepat tumbuhnya tunas tanaman.
  • Pilih umbi bawang yang tunggal dan tidak memiliki anakan
  • Pilih bawang merah yang tidak busuk dan ada bercak hitam di kulit luarnya.
Baca juga : Cara Menanam Jagung

Persiapan Tanah

Gunakan tanah yang telah digemburkan dan campurkan secara merata dengan pupuk kandang. Perbandingan nya pupuk 1 : 4 tanah. Bawang merah cocok tumbuh pada tanah lembab dengan air yang tidak menggenang dan dengan pH tanah netral (5,6 - 6,5).

Cara Menanam Bawang Merah dalam Pot

Cara Menanam Tanaman Bawang Merah

  • Lakukan penanaman bibit di sore hari
  • Siapkan pot dan polybag,
  • Tambahkan segengam pecahan kecil batu bata / kerikil dibagian bawah pot / polibag. Tujuannya agar tidak ada endapan air dibagian bawah pot yang menyebabkan kelembaban yang berlebihan
  • Masukkan tanah gembur yang telah dicampur pupuk kandang tadi hingga memenuhi 3/4 pot atau polybag.
  • Letakkan bibit bawang tadi ke dalam pot / polybag di kedalaman 5 cm dalam tanah. Ujung bawang yang dipotong menghadap keatas.
  • Jumlah bibit yang dimasukkan ke dalam pot menyesuaikan dengan diameter pot / polybag, idealnya 2 - 3 umbi bawang untuk pot berdiameter 20 cm
  • Siram dengan air secukupnya.
  • Letakkan pot atau polybag ditempat yang terkena sinar matahari maksimal

Cara Merawat Tanaman Bawang Merah

  • Lakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari diwaktu pagi dan sore selama usia tanaman 0 - 12 hari. Ketika usia tanaman sudah diatas 12 hari, cukup lakukan 1 kali saja penyiraman diwaktu pagi atau sore.
  • Lakukan penyiangan terhadap gulma yang tumbuh didalam media tanam pot atau polybag. Hal ini penting agar gulma tidak menggangu tumbuh kembang tanaman bawang.
  • Jika terdapat ujung daun tanaman yang menguning/layu, lakukan pemotongan atau pencabutan terhadap bagian daun yang layu agar tidak menyebar kebagian lain.
  • Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk daun atau buah. Jika ingin mendapatkan daun bawang yang lebat, gunakan pupuk daun. Jika ingin mendapatkan  umbi bawang, gunakan pupuk buah.
  • Lakukan pemupukan tambahan setelah tanaman berusia 2 minggu. Lakukan pemupukan lanjutan berikutnya di minggu ke-5 usia tanaman

Panen Bawang Merah

Tanaman bawang merah bisa dipanen pada umur tanaman 60 -70 hari sejak awal tanam. Ciri-ciri tanaman yang siap panen adalah 90% daun tanaman sudah mulai menunduk dan telah menguning.

Sebagian umbi bawang biasanya telah menyembul permukaan tanah. Panen dilakukan dengan mencabut tanaman bawang beserta daunnya, setelah itu dilakukan pembersihan terhadap tanah yang menempel pada umbi bawang.

Kemudian dilakukan penjemuran terhadap umbi bawang tadi selama 7-14 hari. Tujuannya adalah untuk mengurangi kadar air dalam bawang merah sehingga bawang merah dapat lebih awet dan tahan lama disimpan.

Demikian panduan mudah cara menanam bawang merah di pot & polybag yang bisa dilakukan dirumah. Mudah-mudahan panduan ini bisa dipraktekkan dan dapat meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.