Cara Menanam Bawang Putih Yang Sukses dan Mencapai Hasil Panen Tinggi

Mungkin tidak asing bagi kita bahan atau bumbu dapur yang satu ini. Ya itulah bawang putih. Bagi anda ibu-ibu pasti setiap hari bumbu ini wajib ada di setiap masakan anda. Memang bawang putih memiliki rasa yang khas dan wangi, Bahan ini dapat menimbulkan sensasi rasa dan aroma pada masakan sehingga mampu memberikan cita rasa masakan yang unik. 

Bumbu satu ini juga memiliki sifat penggungah rasa yang aromatik, sehingga siapapun yang mencium aroma masakan yangmengandung bawang putih akan menimbulkan rasa lapar dan ingin mencicipi. Selain dikenal sebagai bahan bumbu masakan, ternyata bawang putih juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Kandungan Bawang Putih

Komposisi kimia yang terdapat dalam 100 gram bawang putih diantaranya  : 
Sodium (Na)        17 mg
Calcium (Ca)     181 mg
Potassium (K)    401 mg
Fospor (P)          153 mg
Tembaga (Cu)    0,299 mg
Besi (Fe)            1,7 mg
Mangan (Mn)     1,672 mg 
Zinc (Zn)            1,16 mg
Vitamin A           9 mg
Vitamin E           0,08 mg
Vitamin K           1,7 mg
Piridoksin (B6)   1,235 mg
Asam Askorbat (C) 31,2 mg

13 Manfaat Bawang Putih

Beberapa studi mengaitkan pengaruh mengkonsumsi bawang putih dengan sirkulasi darah, resiko penyakit jantung, sistem kekebalan tubuh hingga tingkat kolesterol dan tekanan darah. 

Selain dikonsumsi, bawang putih juga dapat digunakan dengan cara dioleskan pada bagian tubuh yang bermasalah, seperti gatal-gatal misalnya. Hal ini tidak lepas dari kandungan bawang putih itu sendiri.

Manfaat bawang putih bagi kesehatan tubuh diantaranya :
  1. Menurunkan tekanan darah
  2. Menjaga kesehatan jantung
  3. Menurunkan kolesterol dalam darah
  4. Menurunkan resiko penyakit kanker
  5. Menjaga kesehatan saluran pencernaan
  6. Mengatasi jerawat pada wajah
  7. Meningkatkan imunitas tubuh
  8. Mencegah dan mengurangi Batuk dan pilek
  9. Menjaga kesehatan sel-sel otak
  10. Mengurangi resiko keropos tulang
  11. Mencegah rambut rontok
  12. Mengurangi gatal pada kulit kaki
  13. Menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan tubuh
manfaat bawang putih

Cara Menanam Bawang Putih

Bawang putih termasuk bahan makanan dari jenis umbi umbian dengan nama latin Allium Sativum. Bawang putih juga banyak sudah dibudidayakan oleh para petani di Indonesia. Mengingat mayoritas penduduk kita bermata pencaharian sebagai petani dan dengan didukung lahan dan iklim yang cocok ditanami berbagai macam sayur, rempah rempah dan bumbu serta hasil panen lainya.

Pada dasarnya, menanam bawang putih hampir sama dengan cara menanam bawang merah. Memang kelihatannya mudah tetapi banyak faktor yang harus anda perhatikan sebelum menanam dari mulai persiapan tanam, pemeliharaan, sampai nanti pada saat panen. 

Baca juga : Cara Menanam Jagung

Bahkan setelah panen pun banyak hal yang harus diperhatikan dalam menyimpang dan merawat agar si bawang putih ini memiliki daya tahan kuat dan dapat disimpan dalam waktu yang lama. 

Cara menanam bawang putih yang dapat anda lakukan adalah sebagai berikut:

Menyiapkan Lahan

Sebelum anda melakukan penanaman hal paling utama yang akan anda lakukan adalah mempersiapkan lahan tanam. Mempersiapkan lahan ini tidak hanya ada lahan untuk menanam, tetapi anda wajib melakukan pengolahan lahan sebelum lahan siap untuk ditanami. 

Pertama, anda harus membersihkan rumput dan tanaman pengganggu atau gulma dari lahan yang akan kita pakai untuk menanam. Kemudian anda dapat mengolah lahan dan membaginya menjadi beberapa gundukan yang nantinya akan menjadi media tanam anda.

Setelah gundukan siap anda wajib memberikan pupuk kandang atau kompos. Hal ini sangat penting karena pupuk kandang atau kompos sangat baik bagi kesuburan tanah. Unsur hara yang dihasilkan dari pemberian pupuk kandang ini juga akan berpengaruh pada kesuburan tanaman dan hasil umbi yang akan di dapat. 

Pada fase ini, setelah diberikan pupuk kandang, anda jangan langsung menanami lahan dengan bibit bawang putih. Berikan jeda waktu beberapa hari agar tanah dan pupuk kandang bisa tercampur. Cara menanam bawang putih pada tahap menyiapkan lahan memang tidak bisa instan karena tanah juga butuh adaptasi dengan pupuk kandang.

Setelah didiamkan selama 3 - 5 hari dan dirasa pupuk dan tanah sudah menyatu, anda dapat mempersiapkan plastik jika anda ingin memakai plastic pada gundukan untuk menutupi tanah sekitar. Kemudian buatlah lubang yang nantinya menjadi tempat anda menanam bawang putih.

Memilih Bibit Bawang Putih

Pemilihan bibit bawang putih ini juga dirasa sangat penting, karena hasil panen juga ditentukan oleh seberapa bagus bibit yang akan kita tanam. Memilih bibit yang unggul merupakan salah satu kunci cara menanam bawang putih agar hasil yang dicapai juga memuaskan atau maksimal. 

Beberapa kriteria saat anda akan memilih bibit bawang putih yaitu anda harus membeli bibit bawang putih di tempat yang terpercaya misalkan di balai benih milik pemerintah. Hal ini untuk memudahkan dan pasti menjamin jika bibit yang anda beli adalah kualitas unggul.

Biasanya di Balai benih atau toko resmi yang menyediakan bibit bawang putih akan mendapatkan ijin sertifikasi atau label yang dikeluarkan oleh pemerintah bahwa bibit yang beredar merupakan bibit yang layak tanam. 

Sebenarnya banyak juga di pasar-pasar yang menyediakan bibit bawang putih,tetapi anda belum tahu pasti apakah bibit yang akan anda tanam merupakan bibit yang unggul atau hanya bisa tumbuh saja, ini yang harus anda perhatikan. 

Jangan sampai biaya untuk menanam hingga perawatan yang sudah dikeluarkan cukup banyak, tetapi anda salah memilih bibit.


efek samping bawang putih

Budidaya Bawang Putih

Setelah lahan yang akan ditanami siap dan bibit unggul juga telah disiapkan, cara menanam bawang putih adalah pastikan pada saat anda memasukan bibit bawang putih ujung umbi ada diatas atau menghadap keatas dan akar umbi berada dibawah, jangan samapai terbalik ya. 

Untuk kedalaman lubang untuk tanam berkisar antara 2 inchi, dengan jarak tanam antara satu lubang dengan lainnya berjarak 4 inci. Dengan menggunakan jarak tanam yang sama bertujuan untuk memudahkan anda ketika ada rumput atau tanaman gulma yang mengganggu sehingga anda mudah untuk membersihkannya

Pemupukan dan Pemeliharaan dari Hama

Dalam penanaman bawang putih, pemberian pupuk pada tanaman merupakan hal yang sangat penting. Ini kenapa? Karena dalam hal ini tumbuhan juga perlu mendapatkan makan dan nutrisi yang lain selain membutuhkan air. 

Anda dapat menggunakan pupuk kandang ataupun menggunakan pupuk kimia. Cara menanam bawang putih dengan menggunakan pupuk kandang tentu juga akan memberikan hasil yang sangat baik. Tetapi pasti biaya yang dikeluarkan juga sangat mahal. 

Ada baiknya anda mengkombinasikan menggunakan pupuk kandang dan pupuk kimia dalam penanaman bawang putih. Takaran menggunakan pupuk kandang biasanya menggunakan dosis 10 ton sampai dengan 20 ton / ha untuk pupuk kotoran ayam. 

Sedangkan untuk pupuk kotoran kambing memerlukan hingga 30 ton / ha. Anda juga bisa menggunkaan pupuk nitrogen yang hal ini akan dilakukan selama 3 kali yakni pada masa pertumbuhan, pembentukan tunas dan pembentukan umbi. 

Untuk penggunaan dosis pupuk kimia yaitu 142 kg (S) + 180 Kg (P2O5) + 60 Kg (K2O) dosis ini hitungan per hektar. Anda juga dapat menambahkan pupuk semprot pada daun bawang yaitu pupuk kimia cair Sitozim dengan menggunakan konsentrasi 0,25%.


budidaya bawang putih

Masa Panen Bawang Putih

Masa panen pada bawang putih yaitu diusia 90 hari sampai dengan 120 hari. Ini ditandai biasanya daun bawang putih yang mulai mengering atau mulai menguning pada daun. Anda tidak boleh menunda waktu panen bawang putih karena hal ini dapat berpengaruh pada umbi yang dihasilkan dan rasa pada bawang putih yang kurang maksimal. 

Jadi jika tanaman bawang putih pada usia diatas mulai menguning, sebaiknya anda segera melakukan panen. Budidaya bawang putih yang benar harus diimbangi dengan cara panen yang tidak melebihi dari masa tanam normal.

Pemeliharaan Untuk Penyimpanan Bawang Putih Pasca Panen

Pada saat anda memanen bawang putih anda dapat mencabut tanaman beserta daun yang telah mengering, kemudian anda ambil 20-30 rumpun yang anda cabut, lalu kemudian ikat menjadi satu. Hal ini memudahkan anda untuk proses pengeringan. 

Anda dapat menjemurnya hingga daun batangnya mengering. Fase ini memerlukan waktu sekitar 15 sampai dengan 20 hari tergantung cuaca sinar matahari. Setelah kering anda dapat menjualnya atau menyimpanya. 

Pastikan saat menyimpan bawang putih dengan menggantung untuk menghidari bawang putih agar tidak cepat busuk.

Semoga uraian diatas memberikan wawasan kepada kita semua bahwa sebenarnya tidak sulit cara menanam bawang putih, asalkan anda melakukannya dengan benar. Selamat  mencoba.