8 Cara Menutup Kartu Kredit Yang Benar dan Aman di Tahun 2020

Cara Melunasi Hutang Kartu Kredit

Jika tagihan kartu kredit tidak terkendali dan mulai mengganggu stabilitas keuangan kamu setiap bulan, lakukan 8 cara ini dalam menutup kartu kredit kamu agar saldo tagihan kartu kredit kamu kembali nol.

Kartu kredit merupakan fasilitas perbankan yang banyak membantu mempermudah aktifitas keuangan sehari-hari. Namun, cara mengelola kartu kredit yang tidak disiplin akan membuat tagihan bulanan membengkak dan menggangu kondisi keuangan kamu.

Cara Menutup Kartu Kredit

Tetapkan dulu tujuan

Menetapkan tujuan adalah sesuatu yang sangat penting bagi kamu sebelum memulai segala hal, termasuk dalam hal melunasi hutang kartu kredit. 

Buatlah catatan tertulis yang realistis dalam melunasi saldo tagihan kartu kamu setiap bulan. 

Catatan ini berguna untuk selalu mengingatkan tujuan kamu untuk menutup hutang kartu kredit. Disiplinkan diri untuk menurunkan tagihan saldo. Pantau kemajuan pelunasan secara teratur untuk membantu kamu tetap termotivasi untuk mencapai tujuan.

Singkirkan kartu kredit dari dalam dompet

Hentikan penggunaan kartu kredit hingga kamu benar-benar melunasi saldo terutang. Caranya adalah dengan menyingkirkan keberadaan kartu kredit kamu dari dalam dompet.

Bayarlah segala sesuatu dengan dengan tunai. Jauhkan pikiran dari berbagai tawaran marketing kartu kredit. Lupakan promo kartu kredit BNI atau promo kartu kredit BCA 2020 yang menggoda.

Dengan menyingkirkan kartu kredit dari dompet, maka akan mengurangi potensi kamu untuk menggunakan kartu kredit dalam bertransaksi.

Buat catatan kebutuhan bulanan dan tunda segala keinginan yang bersifat konsumtif. Hal ini akan membuat kamu selalu sadar tentang pengeluaran, dan terhindar dari pemborosan uang.


Cara Melunasi cicilan Kartu Kredit

Mulai berhemat

Salah satu cara untuk mempercepat pelunasan hutang kartu kredit kamu adalah dengan meninjau ulang semua pengeluaran bulanan dan mencari peluang untuk memangkas biaya tersebut.

Buat catatan pengeluaran harian untuk mengetahui kemana uang kamu pergi. Kamu mungkin terkejut mengetahui berapa besar uang yang bisa dihemat dengan menghilangkan kebiasaan memesan minum iced coffe saat makan siang.

Alokasikan penghematan tadi untuk mengurangi tagihan bulanan kartu kredit kamu. Periksa pengeluaran  harian lainnya untuk melihat apakah kamu dapat menemukan lebih banyak cara untuk menghemat uang.

Jadikan prioritas utama

Hutang kartu kredit merupakan prioritas pertama yang wajib diselesaikan setelah kamu memiliki dana cadangan bulanan.

Mulailah memprioritaskan pelunasan hutang setiap ada pemasukan tak terduga seperti bonus, kenaikan gaji, dll. Hal ini akan membuat kamu  lebih cepat akan melunasi hutang kartu kredit.

Jual aset yang tak terpakai

Coba lihat disekitar kamu apakah ada barang-barang miliki kamu yang masih  memiliki nilai jual namun tidak lagi terpakai. Hasil penjualan barang-barang tak terpakai ini bisa kamu gunakan menutup sebagian atau seluruh tagihan kartu kredit kamu.

Sepeda lipat yang sudah setahun tak dipakai atau mesin game Ps4 yang mungkin sudah bosan kamu mainkan, bisa dijual online dan hasilnya langsung digunakan mengurangi hutang kartu kredit.

Cobalah diinventarisir dan dicatat apa saja aset tak terpakai yang bisa membantu menurunkan beban angsuran kartu kredit.

Cara Menutup Fasilitas Kartu Kredit

Cara menutup fasilitas kartu kredit tidaklah semudah dengan cara bikin kartu kredit.  Jangan pernah menggunting atau membuang kartu kredit sebelum menutup secara resmi fasilitas kartu kredit tersebut dari bank penerbitnya. 

Hal ini sangat penting agar kedepan kamu tidak merasa dirugikan akibat dari fasilitas kartu kredit yang belum ditutup oleh bank penerbit.

Tunggakan yang tiba-tiba muncul atau tagihan biaya perpanjangan kartu yang seringkali tertagih otomatis disaat pemegang kartu sudah merasa tidak lagi memakai kartu kredit, adalah hal yang sering terjadi akibat tidak menutup fasilitas dengan benar.

Cara menutup kartu kredit dapat dilakukan dengan cara berikut :
  1. Pastikan tidak ada saldo tagihan didalam kartu kredit tersebut. Jika terdapat tunggakan bunga, cobalah bernegosiasi dengan mengajukan permohonan keringanan tunggakan bunga.
  2. Hubungi pihak bank penerbit kartu kredit. Bisa dengan datang langsung, menelepon, atau via email. Datang langsung ke bank penerbit lebih direkomendasikan.
  3. Pastikan berbagai tagihan yang menggunakan autopayment (listrik, telepon, premi asuransi) dinonaktifkan terlebih dahulu sebelum pengajuan penutupan fasilitas kartu kredit.
  4. Hapus semua data kartu kredit yang masih tersimpan atau terkait pada aplikasi online.
  5. Minta pihak bank untuk memblokir kartu kredit selama proses penutupan fasilitas kartu kredit.
  6. Minta pihak bank untuk menggunting kartu kredit yang akan ditutup. 
  7. Simpan bukti permohonan penutupan fasilitas kartu kredit. Bukti permohonan ini akan berguna jika suatu saat muncul tagihan akibat kelalaian bank dalam menutup fasilitas kartu kredit kamu.
  8. Cek kembali status kartu kredit kamu ke bank penerbit setelah 2 minggu pengajuan penutupan fasilitas kartu kredit. Segera ajukan komplain jika ternyata fasilitas tersebut belum ditutup.